MotoGP Mandalika Bikin Multiplier Efek? Kok Bisa sih?

Pergelaran event MotoGP Mandalika dilaksanakan pada 18-20 Maret 2022. Event ini memberikan keuntungan tersendiri bagi Indonesia, terutama pada pariwisata Mandalika. Event MotoGP digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang sekaligus memamerkan keindahan pemandangan pantai dan perbukitan di sekitar sirkuit, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik bahkan mancanegara. Antusiasme ini salah satunya ditunjukkan masyarakat Indonesia dengan habisnya tiket menonton langsung sejak 16 Maret 2022. Padahal tiket itu dibandrol dengan harga yang cukup tinggi. Pergelaran event MotoGP Mandalika dapat dikatakan membawa multiplier effect di berbagai sektor. Multiplier effect tersebut antara lain:

Mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika

Selain menjadi sirkuit Grand Prix MotoGP, KEK Mandalika juga menawarkan pemandangan pantai dan bawah laut yang memukau dan atraksi pariwisata. Dengan berorientasi kepada pelestarian nilai dan kualitas lingkungan hidup yang ada di masyarakat, KEK Mandalika mengusung konsep pariwisata yang dikembangkan oleh wawasan lingkungan dan objek wisata. Pengembangan KEK Mandalika kini telah menjadi salah satu prioritas pemerintah di bidang pariwisata. KEK Mandalika dinilai mampu menjadi penyumbang devisa yang besar. Promosi KEK Mandalika semakin didukung oleh perhelatan MotoGP. Peristiwa ini diharapkan dapat menjadi titik di mana KEK Mandalika bisa semakin dikenal oleh masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi. KEK Mandalika tentunya mendapat dukungan penuh dari Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat untuk menjadi destinasi pariwisata prioritas. Adapun beberapa strategi yang digunakan oleh Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat adalah

  • Strategi komunikasi

Strategi ini dilakukan dengan menentukan dan mengenali dengan siapa kita berkomunikasi. Pesan yang akan disampaikan untuk berkomunikasi haruslah jelas dan komunikatif. Di sini, mereka menyampaikan pesan bahwa Lombok adalah pulau yang aman untuk dikunjungi.

  • Promosi Destinasi

Dalam mempromosikan destinasi, adanya Fest Bau Nyale menjadi media pengiklanan KEK Mandalika. Selain itu ada juga program NTB Bangkit oleh Dinas Pariwisata dan Roadshow yang dilakukan untuk mengenalkan Mandalika kepada masyarakat.

  • Strategi penempatan media

Strategi penempatan media dilakukan untuk menunjang keberhasilan promosi destinasi. Strategi ini terdiri dari paid media, owned media, social media, dan endorser. Contoh strategi penempatan media yang telah dilakukan Dinas Pariwisata untuk KEK Mandalika adalah bekerja sama dengan saluran TV negeri, menggunakan media cetak seperti koran, menggunakan website resmi, dan beberapa social media seperti twitter, instagram, serta facebook.

Menyerap Tenaga Kerja

Kehadiran turnamen MotoGP di tanah air yang telah sukses berlangsung pada 18-20 Maret 2022 membawa sorotan tersendiri bagi Indonesia, khususnya pariwisata Mandalika. tidak hanya meningkatkan posisi Indonesia di kancah internasional. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa event MotoGP Mandalika memiliki multiplier effect di berbagai sektor terutama dalam perekonomian, bisnis dan pariwisata Indonesia khususnya di Lombok. Nilai multiplier effect yang dihasilkan GP Indonesia 2022 di Mandalika diperkirakan mencapai Rs 500 crore. Tingkat pekerjaan untuk acara ini juga diharapkan mencapai 7.950 orang dan peningkatan produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 3.000 orang. Tercatat 1.032 UMKM mengikuti turnamen MotoGP di Mandalika. Para pelaku UMKM yang terlibat menghadirkan beragam produk lokal kepada wisatawan di rangkaian acara Indonesia GP 2022. Wajar jika dari sisi pariwisata, ajang MotoGP Mandalika menjadi titik balik pariwisata Indonesia yang sebelumnya sempat mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19.

Turis asing sempat mencapai tren tinggi sebelum pandemi sebesar 16,1 juta pada 2019. Namun, pada 2021 akan terjadi penurunan signifikan menjadi 1,56 juta. Tentu saja, mengingat event MotoGP Mandalika merupakan event berskala internasional, maka tentunya menjadi momentum titik balik pariwisata Indonesia.Hal ini berpotensi menjadikan destinasi di Indonesia menjadi “world class destination” dalam jangka panjang.Tentunya harus didukung dengan peningkatan kualitas pelayanan wisata dan sumber daya manusia. Tidak berhenti sampai disitu, berkat turnamen MotoGP di Mandalika, total 553 pekerja direkrut untuk mendukung kelancaran acara. Secara rinci, sebanyak 338 orang direkrut untuk posisi Marsekal di Kabupaten Mandalika dan 215 orang sebagai petugas kebersihan. Mengingat dampak pada sektor pariwisata, lebih dari 10.000 akomodasi termasuk hotel berbintang dan homestay di Lombok dipesan di tengah euforia GP 2022 Indonesia.

Selain itu, momen-momen keceriaan para pembalap MotoGP di waktu senggang di luar latihan dan pertandingan pun bisa ditonjolkan. Mereka pernah mengunjungi destinasi wisata di Mandalika dan mengunggahnya ke akun media sosial mereka. Oleh karena itu, dampak pada sektor pariwisata adalah promosi tidak langsung di tingkat internasional. Dengan melihat pengikut dan penggemarnya, ia dapat mencapai 30 juta di seluruh dunia. Keterlibatan dalam pariwisata Indonesia, khususnya di Mandalika, sedang diperluas. Kehadiran fenomena pengendalian hujan Mandalika pun menambah perhatian publik asing. Besarnya multiplier effect yang ditimbulkan dari event MotoGP Mandalika membuat banyak pihak optimistis perekonomian wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) bisa tumbuh di atas 5 persen. Tentunya penyelenggaraan Grand Prix Indonesia 2022 di sirkuit Mandalika dapat berdampak maksimal bagi upaya pemulihan ekonomi nasional. Pemulihan ini dicapai melalui sektor pariwisata dan industri kreatif, berkat terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya penduduk setempat.

Mempercepat Pemulihan Pariwisata Indonesia

Gelaran Kejuaraan Dunia MotoGP 2022 yang diselenggarakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia tepatnya di Mandalika International Street Circuit menarik perhatian tak hanya masyarakat lokal akan tetapi juga masyarakat Internasional. Hal tersebut tentu saja menjadi waktu yang tepat untuk pemulihan ekonomi dan pariwisata bagi daerah maupun pusat. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal lah yang mendapatkan dampak langsung dari adanya acara bergengsi ini. Selain itu, dari pihak pemerintah juga telah menjalankan berbagai program dalam memberdayakan UMKM lokal, dengan memberikan pelatihan dan peningkatan kompetensi, sehingga dapat memperkuat daya tarik bagi wisatawan, salah satunya dengan menghasilkan produk–produk ekonomi kreatif yang berkualitas.

Contoh program ekonomi kreatif yang dikembangkan oleh pemerintah dalam kegiatan ini yaitu showcase produk ekonomi kreatif melalui “Planogram goes to Mandalika” dengan memamerkan sekaligus menjual sebanyak 300 produk yang terdiri dari berbagai subsektor, seperti pakaian, kerajinan, dan kuliner. Tentu saja, hal ini sangat mendukung pertumbuhan dan pemulihan ekonomi Indonesia. Berdasarkan data, terdapat dampak yang ditimbulkan oleh adanya event ini:

Jangka Pendek

  • Penyerapan tenaga kerja yang mencapai 6.900 tenaga kerja
  • Peningkatan jumlah wisatawan ke Lombok yang signifikan,
  • Penjualan kamar hotel di Lombok yang mencapai 100%, dan
  • PAD Lombok Tengah tahun 2022 yang meningkat sekitar Rp300 miliar.

Jangka Panjang

  • Peningkatan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia
  • Peningkatan nilai ekspor produk-produk UMKM Indonesia.

Dengan kesuksesan event ini Pemerintah perlu mendorong agar ajang balap motor ini dapat menjadi program yang efektif untuk menarik wisatawan mancanegara datang ke Indonesia, dan ajang promosi internasional yang efektif bagi produk-produk UMKM Indonesia.

Promosi Gratis dari Riders

Perhelatan ajang balap motor bergengsi dunia MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat telah mencuri perhatian Dunia. Bagaimana tidak, keindahan sirkuit yang terletak di tepian Pantai Kuta Mandalika dan diapit oleh bukit savana menjadikan sirkuit ini menjadi salah satu sirkuit dengan lanskap alam paling indah. Tak ayal, para riders sangat menikmati liburan yang berkedok balapan di mandalika ini. Mandalika sendiri merupakan proyek destinasi super prioritas Kemenparekraf.

Acara MotoGP ini tentunya memberikan dampak yang besar terutama pariwisata di lombok. Banyak wisata wisata lombok yang bangkit perekonomiannya karena berlangsungnya ajang tersebut. Dengan diselenggarakan acara MotoGP di Mandalika ini juga, merupakan ajang promosi bagi pariwisata Indonesia. Salah satunya promosi gratis yang dilakukan oleh para riders.

Para riders yang ikut balapan Moto GP Mandalika yang tentunya memiliki media sosial dengan pengikut jumlahnya bisa hingga jutaan dan berasal dari seluruh penjuru dunia ikut mengabadikan momen ini. Kemeriahan perhelatan ini tentunya diunggah ke akun sosial media pribadi mereka, dimulai saat pertama kali menginjakan kaki di Indonesia, menjelajah kawasan mandalika seperti objek dan daya tarik wisata di sekitar Mandalika, hingga lanskap keindahan sirkuit saat mereka sedang balapan. Tentunya hal ini berdampak positif dan membuat sektor pariwisata pariwisata di Indonesia makin dikenal di belahan dunia, terutama Mandalika itu sendiri. Efeknya tidak hanya dirasakan oleh Mandalika atau NTB saja, tetapi daerah sekitarnya seperti Bali dan Labuan Bajo yang sama-sama proyek destinasi super prioritas kemenparekraf.

Promosi gratis oleh para riders ini sangatlah menguntungkan, melihat sektor pariwisata yang lesu di dua tahun terakhir karena Covid-19. Diharapkan dengan kejadian ini perekonomian dan pariwisata indonesia kembali pulih dengan ramainya kembali pariwisata indonesia.

Kesimpulan

Ajang balap motor bergengsi MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat menjadi suatu kehormatan bagi Indonesia. Digelarnya MotoGP di Indonesia ternyata membawa Multiplier effect yang menguntungkan bagi Indonesia. Multiplier effect yang ditimbulkan yaitu dapat mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. KEK Mandalika sendiri mengusung konsep pariwisata yang diharapkan dapat memperkenalkan pariwisata di Mandalika dan memberikan manfaat ekonomi. Selanjutnya Multiplier Effect lain yaitu menyerap tenaga kerja baik untuk acara gelaran MotoGP, UMKM, wisata dan perhotelan. Multiplier Effect lain yaitu mempercepat pemulihan pariwisata Indonesia yang sebelumnya terganggu akibat pandemi covid-19. Dengan adanya MotoGP di Mandalika diharapkan dapat menarik wisatawan mancanegara untuk datang ke indonesia dan juga mengenalkan produk-produk lokal ke kancah Internasional. Promosi Gratis dari Riders merupakan multiplier effect dari MotoGP di Indonesia dimana para riders mengunggah kegiatan-kegiatannya selama di Mandalika yang menjadi promosi gratis bagi Indonesia dan berdampak positif bagi perekonomian khususnya dibidang pariwisata.

Sumber Referensi:

  • https://www.suara.com/otomotif/2022/02/14/220722/terima-kasih-rider-motogp-yang-ikut-promosikan-pariwisata-kita-pengamat-sebut-ini-angin-segar
  • https://mediaindonesia.com/ekonomi/479264/motogp-mandalika-dinilai-jadi-momentum-pemulihan-ekonomi
  • https://www.researchgate.net/publication/335810971_Communication_Marketing_Strategy_For_Mandalika_Special_Economic_Zone_As_The_2018_Post_Earthquake_Priority_Destination_By_The_West_Nusa_Tenggara_Tourism_Office/fulltext/5d7c4fe84585155f1e4c2863/Communication-Marketing-Strategy-For-Mandalika-Special-Economic-Zone-As-The-2018-Post-Earthquake-Priority-Destination-By-The-West-Nusa-Tenggara-Tourism-Office.pdf
  • https://kek.go.id/kawasan/KEK-Mandalika
  • https://www.djppr.kemenkeu.go.id/page/load/3366/motogp-mandalika-dorong-promosi-dan-pemulihan-industri-pariwisata-
Bagikan Artikel :

One comment

Leave a Reply